Investasi Kicau, Modal Rp2 Juta Edi Sukses Jual Murai Puluhan Juta
Edi, warga Desa Kabongan Kidul, Kabupaten Rembang yang sukses budidaya burung Murai Batu. (Foto: Edi for TIMES Indonesia)

Investasi Kicau, Modal Rp2 Juta Edi Sukses Jual Murai Puluhan Juta

Edi mengeluarkan modal awal sekitar Rp2 juta saat pertama kali memboyong burung murai batu. Kini laku dijual puluhan juta.

TIMES Rembang,Kamis 5 Februari 2026, 20:32 WIB
735
E
Ezra Vandika

REMBANGDunia kicau mania baru-baru ini dihebohkan oleh kisah sukses Edi, seorang warga Desa Kabongan Kidul, Kabupaten Rembang. Seekor burung Murai Batu milik Edi yang awalnya dibeli dengan harga standar, kini nilainya melonjak drastis hingga menyentuh angka puluhan juta rupiah, menjadi perbincangan hangat di kalangan penghobi burung.

​Burung yang menjadi primadona tersebut baru saja resmi berpindah tangan dengan harga fantastis senilai Rp57 juta. Pencapaian ini terbilang luar biasa mengingat Edi mengaku hanya mengeluarkan modal awal sekitar Rp2 juta saat pertama kali memboyong burung tersebut ke rumahnya.

Kisah sukses ini bermula dari insting tajam Edi saat meminang sang Murai Batu beberapa waktu lalu. Sebagai penghobi berpengalaman, ia melihat adanya potensi besar pada burung tersebut meskipun saat itu belum memiliki nama atau prestasi di berbagai arena perlombaan kicau.

​Berbekal ketelatenan, Edi melakukan perawatan rutin secara mandiri, mulai dari mengatur pola makan, menjaga kebersihan kandang, hingga melatih mental sang burung.

"Awalnya beli cuma 2 juta rupiah. Memang saya lihat postur dan mentalnya bagus, tinggal bagaimana kita memolesnya saja di rumah," ujar Edi saat ditemui di kediamannya.

​Titik balik kenaikan harga burung ini terjadi saat Edi memberanikan diri mengikutsertakan gacoannya dalam sebuah gelaran lomba burung berkicau bergengsi. Meski harus bersaing ketat dengan burung-burung juara dari berbagai daerah, Murai Batu milik Edi mampu menunjukkan kualitasnya di hadapan juri.

Dalam kompetisi tersebut, sang Murai Batu berhasil menembus posisi lima besar. Performa suara yang merdu, variasi isian yang rapat, serta gaya main yang elegan di atas tangkringan seketika mencuri perhatian para kolektor dan tokoh besar yang hadir di lapangan perlombaan.

​Tak butuh waktu lama, usai turun dari gantangan, berbagai tawaran mulai berdatangan dari para peminat. Setelah melalui proses negosiasi yang cukup alot, seorang kolektor serius akhirnya sepakat meminang burung tersebut dengan mahar Rp57 juta. Edi pun mengaku bersyukur atas rezeki yang tidak disangka-sangka tersebut.

Kisah Edi menjadi bukti nyata bahwa hobi burung berkicau bukan sekadar kesenangan semata, melainkan investasi menjanjikan jika ditekuni dengan serius. Kini, nama Edi asal Rembang, Jawa Tengah semakin dikenal luas di komunitas kicau mania Rembang sebagai perawat burung bertangan dingin yang mampu mengubah burung biasa menjadi aset berharga tinggi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ezra Vandika
|
Editor:Bambang H Irwanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Rembang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.