Pemkab Rembang Jamin Stok LPG 3Kg Aman Hingga Lebaran 2026
Masyarakat diimbau untuk tidak panik, mengingat pasokan gas bersubsidi tersebut dipastikan stabil di seluruh wilayah Rembang.
REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang (Pemkab Rembang) melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop UKM) memberikan jaminan terkait ketersediaan LPG 3kg menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik, mengingat pasokan gas bersubsidi tersebut dipastikan stabil di seluruh wilayah Rembang.
Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Rembang, Mohammad Mahfudz, menyatakan bahwa berdasarkan hasil monitoring dan koordinasi dengan pihak penyalur, stok 'gas melon' hingga saat ini terpantau mencukupi kebutuhan warga meskipun terjadi peningkatan konsumsi rumah tangga.
Mahfudz menegaskan bahwa distribusi ke pangkalan-pangkalan di seluruh kecamatan masih berjalan sesuai jalur. Ketersediaan stok saat ini telah disesuaikan dengan alokasi atau kuota resmi yang ditetapkan untuk Kabupaten Rembang.
"Hingga saat ini stok LPG 3 KG di Kabupaten Rembang aman mas, sesuai kuota Kabupaten Rembang," ujar Mohammad Mahfudz saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat (6/2/2026).
Pernyataan ini sekaligus menepis kekhawatiran warga akan potensi kelangkaan akibat tingginya aktivitas memasak menjelang hari raya.
Dindagkop UKM Kabupaten Rembang berkomitmen memperketat pengawasan di lapangan guna menjaga stabilitas pasokan LPG 3 kg menjelang Idul Fitri.
Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi praktik penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab serta memastikan pihak pangkalan tidak menjual gas bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Selain melakukan pengawasan ketat, pihak dinas terus berkoordinasi dengan agen untuk memastikan alur distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran. Upaya ini dilakukan agar masyarakat yang benar-benar berhak menerima subsidi dapat memperoleh gas dengan mudah, sehingga stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah tingginya permintaan pasar.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg sesuai kebutuhan dan tidak melakukan aksi borong (panic buying). Langkah proaktif ini juga merupakan bagian dari upaya Pemkab Rembang dalam menjaga stabilitas ekonomi dan menekan angka inflasi daerah.
Dengan terjaganya stok energi primer ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan menyambut Lebaran dengan tenang tanpa terkendala urusan dapur. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


