Bantah Telur Basi, SPPG Padaran Rembang Pastikan Menu MBG Aman Dikonsumsi
SPPG menanggapi kabar viral mengenai dugaan adanya telur busuk dalam paket MBG di salah satu sekolah di Rembang. (Foto: Ezra Vandika/TIMES Indonesia)

Bantah Telur Basi, SPPG Padaran Rembang Pastikan Menu MBG Aman Dikonsumsi

Ditegaskan pihak SPPG bahwa indikasinya karena kulit telur kurang bersih dan menjadi kasus tunggal alias tidak terjadi dengan yang lain.

TIMES Rembang,Kamis 26 Februari 2026, 17:14 WIB
405
E
Ezra Vandika

TIMESINDONESIAPihak Yayasan Arunika Bumi Jaya melalui unit Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) Padaran memberikan klarifikasi resmi terkait kabar viral mengenai dugaan adanya telur busuk dalam paket MBG (Makan Bergizi Gratis) di salah satu sekolah di Rembang.

Ketua Yayasan, Purhadi, menegaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan langsung di lapangan, kabar tersebut tidak benar. Ia menjelaskan bahwa insiden tersebut disebabkan oleh faktor kebersihan, bukan karena kualitas isi telur yang busuk.

Informasi ini awalnya mencuat berdasarkan laporan dari tim dapur dan sopir pengantar MBG. Mendapati keluhan tersebut, pihak yayasan segera mengambil langkah taktis.

"Kami langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan pihak sekolah dan menarik kembali menu yang dipermasalahkan untuk dicek kebenarannya," ujar Purhadi saat ditemui awak media di SPPG kompleks Perum Harmoni, Desa Padaran.

Berdasarkan hasil kroscek yang dilakukan secara teliti, ditemukan fakta bahwa telur tersebut sebenarnya masih  layak dikonsumsi dan sama sekali tidak basi. Dugaannya, telur busuk muncul hanya karena adanya bercak kotoran pada cangkang luar yang belum tercuci bersih sehingga secara visual memberikan kesan kurang higienis.

Selain itu, pihak yayasan menegaskan bahwa insiden ini merupakan kasus tunggal yang hanya dialami oleh satu orang siswa di satu sekolah saja. Sementara sekolah-sekolah lain yang disuplai oleh SPPG tidak melaporkan keluhan serupa sehingga dapat dipastikan bukan merupakan masalah sistematis pada kualitas stok pangan mereka.

TIMES Indonesia yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi SPPG Padaran turut mengonfirmasi bahwa stok telur yang ada memang dalam kondisi layak makan, meskipun terdapat sedikit noda pada bagian kulit luar di beberapa sampel.

Meski isu telur busuk tidak terbukti, Purhadi menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menutup mata. Kejadian ini akan dijadikan bahan evaluasi besar-besaran bagi manajemen SPPG Padaran dalam menjaga standar operasional.

"Kejadian ini menjadi pembelajaran berharga bagi kami untuk selalu berbenah dan lebih teliti dalam menyiapkan menu MBG bagi siswa ke depannya," tegas Purhadi.

Pihak yayasan juga mengimbau kepada seluruh sekolah mitra untuk tidak ragu melaporkan kendala kualitas menu kepada pihak SPPG. Mereka menyatakan kesiapan untuk bertanggung jawab penuh atas segala kelalaian dalam pelayanan demi menjamin kesehatan para siswa penerima manfaat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ezra Vandika
|
Editor:Bambang H Irwanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Rembang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.