Jenazah Chairman PT Djarum Tiba di Pemakaman Rembang
Michael Bambang Hartono merupakan putra dari pendiri Djarum, Oei Wie Gwan. Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, ia berhasil membangun imperium bisnis yang menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh di Asia.
REMBANG – Jenazah Chairman PT Djarum, Michael Bambang Hartono, telah tiba di kompleks pemakaman keluarga Djarum, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada Rabu (25/3) siang. Prosesi pemakaman sosok pengusaha berpengaruh Indonesia ini berlangsung khidmat pada pukul 11.00 WIB.
Berdasarkan pantauan di lokasi, iring-iringan jenazah tiba pada pukul 10.20 WIB, masuk bersama rombongan kloter ketiga. Sebelumnya, rombongan keluarga besar telah tiba lebih awal menggunakan deretan bus dan mobil pribadi.
Jenazah diberangkatkan dari GOR Djarum Jati, Kudus, pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB. Sebagai informasi, almarhum telah disemayamkan di GOR tersebut sejak Minggu (22/3/2026) agar kerabat serta kolega dapat memberikan penghormatan terakhir sebelum dibawa ke tempat peristirahatan terakhirnya di Rembang.
Michael Bambang Hartono mengembuskan napas terakhirnya di Singapura pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu setempat. Jenazah kemudian diterbangkan ke tanah air dan tiba di Kudus pada Minggu malam.
Kepergian pria kelahiran 2 Oktober 1939 ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi ribuan karyawannya. Puluhan buruh rokok dari SKT Landoh, Rembang, tampak hadir di lokasi pemakaman untuk mengantar sang pimpinan.

"Saya mau mengirim doa untuk almarhum. Beliau sosok yang sangat baik dan rendah hati," ujar Satinah, salah satu karyawan unit SKT Landoh.
Senada dengan Satinah, Kurniasih dan Moh Agung, rekan sejawatnya, juga hadir memberikan penghormatan terakhir. Meski jarang berinteraksi langsung secara personal, mereka mengaku sangat mengagumi dedikasi dan kepribadian almarhum yang dikenal dermawan.
Michael Bambang Hartono merupakan putra dari pendiri Djarum, Oei Wie Gwan. Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, ia berhasil membangun imperium bisnis yang menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh di Asia.
Di luar dunia bisnis, Michael dikenal luas melalui Djarum Foundation dengan visi filantropi yang menyentuh berbagai sektor, mulai dari bidang pendidikan melalui pemberian beasiswa prestasi, bidang olahraga melalui pembinaan atlet bulu tangkis kelas dunia, hingga bidang lingkungan dan budaya demi pelestarian alam serta seni tradisi Indonesia.
Kini, sang pioner telah beristirahat dengan tenang, meninggalkan warisan besar bagi kemajuan industri dan sosial di Indonesia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

