Antusiasme Lebaran Ketupat, Taman Kartini Rembang Jadi Primadona Wisatawan
Tradisi Lebaran Ketupat atau Bodo Kupat di Kabupaten Rembang (Foto: Ezra Vandika/TIMES Indonesia)

Antusiasme Lebaran Ketupat, Taman Kartini Rembang Jadi Primadona Wisatawan

Ikon wisata kebanggaan warga, Taman Kartini Rembang, dipadati belasan ribu pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk merayakan momen syawalan pada Sabtu (28/3/2026).

TIMES Rembang,Sabtu 28 Maret 2026, 18:57 WIB
497
E
Ezra Vandika

REMBANGTradisi Lebaran Ketupat atau Bodo Kupat di Kabupaten Rembang Jawa Tengah kembali menunjukkan magnet yang luar biasa.

Ikon wisata kebanggaan warga, Taman Kartini, dipadati belasan ribu pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk merayakan momen syawalan pada Sabtu (28/3/2026).

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Sekdin Dinbudpar) Kabupaten Rembang, Isti Choma Wati, menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat yang tetap menjadikan Taman Kartini sebagai destinasi utama.

"Alhamdulillah, hari ini bertepatan dengan tradisi Lebaran Ketupat bagi masyarakat Rembang dan sekitarnya. Taman Kartini tetap menjadi ikonik. Istilahnya, kalau belum ke Taman Kartini saat lebaran, rasanya belum keren," ujar Isti saat ditemui di lokasi.

Berdasarkan data pantauan di lapangan, volume pengunjung mengalami peningkatan signifikan sejak pagi hari.

Di mana hingga pukul 11.00 WIB tercatat jumlah tiket yang terjual sudah menyentuh angka belasan ribu atau menuju 17.000 lembar hanya dalam periode empat jam sejak dibuka pukul 07.00 WIB.

Kondisi di lapangan pun menunjukkan antusiasme yang luar biasa dengan antrean pengunjung yang masih mengular di gerbang utama untuk bergantian masuk demi menikmati suasana ikonik di Taman Kartini.

Khusus pada periode Syawalan ini, pengelola memberlakukan penyesuaian tarif masuk sebesar Rp5.000 per orang yang berlaku mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan catatan tiket tersebut merupakan tiket non-terusan yang tidak termasuk akses ke wahana lainnya.

article

Bagi pengunjung yang ingin menikmati fasilitas kolam renang, akan dikenakan biaya tambahan di lokasi sebesar Rp8.000 untuk anak-anak dan Rp10.000 untuk dewasa, sehingga penting bagi para wisatawan mengetahui rincian biaya tersebut sebelum memasuki area wahana permainan.

Selain fasilitas kolam renang yang menjadi primadona, pemandangan pantai tetap menjadi daya tarik utama Taman Kartini.

Isti menambahkan bahwa banyak pengunjung yang datang bukan sekadar untuk mencoba wahana, melainkan untuk menjaga tradisi berkumpul bersama keluarga.

"Peminat kolam renang luar biasa, tapi banyak juga pengunjung yang hanya ingin kumpul-kumpul santai menikmati suasana pantai. Hal sederhana seperti itu yang justru menjadi daya tarik kuat bagi tamu-tamu kami," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Ezra Vandika
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Rembang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.