Gagal Panen, Petani Durian di Pacitan Merugi Akibat Cuaca Ekstrem
Fenomena durian gagal panen di Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

Gagal Panen, Petani Durian di Pacitan Merugi Akibat Cuaca Ekstrem

Petani durian di Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan terpaksa gigit jari tahun ini. Cuaca ekstrem membuat pohon-pohon durian enggan berbuah, mengakibatkan kerugian besar bagi petani.

TIMES Rembang,Jumat 17 Januari 2025, 10:22 WIB
333.5K
Y
Yusuf Arifai

PACITANPetani durian di Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan terpaksa gigit jari tahun ini. Cuaca ekstrem membuat pohon-pohon durian enggan berbuah, mengakibatkan kerugian besar bagi petani.

"Biasanya Desember-Januari sudah panen, kali ini pohon durian saya tidak mau berbuah," ujar Kateni (78), salah satu petani setempat, Jumat (17/1/2025).

article

Kateni menjelaskan, meski beberapa pohon sempat berbunga, buah tidak tumbuh karena bersamaan dengan kemunculan daun muda. "Kalau sudah begitu, buah memang tidak jadi," tambahnya.

Cuaca ekstrem diduga menjadi penyebab utama. Kondisi ini membuat hasil panen yang biasanya mencapai jutaan rupiah kini nihil. "Tahun lalu lumayan, sekarang zonk," keluh Kateni.

Desa Kalikuning dikenal sebagai sentra durian pithi, varietas lokal yang digemari karena rasa manis, tekstur daging buah tebal, dan aroma khasnya. Namun, musim ini pohon-pohon durian hanya menghasilkan daun tanpa buah.

Pantauan TIMES Indonesia menunjukkan banyak pohon durian di desa tersebut berdiri tegak tanpa hasil. Beberapa di antaranya bahkan berusia lebih dari 100 tahun. Biasanya, pohon-pohon ini menghasilkan buah dengan keunggulan masing-masing yang menarik penggemar durian datang langsung ke kebun.

"Daging durian pithi itu kesat, kulitnya tipis, dan aromanya kuat. Sayang sekali musim ini tidak panen," ujar Kateni.

Para petani berharap kondisi cuaca membaik agar panen tahun depan bisa kembali normal. Mereka juga meminta perhatian pemerintah untuk membantu mengatasi dampak perubahan iklim yang kian terasa.

“Semoga ini hanya kejadian sekali ini. Kalau terus begini, petani bisa bangkrut,” pungkas Kateni. 

Fenomena gagal panen juga dialami para petani durian di Dusun Sono, Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Rembang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.